:: SuRaH Al-QaDr ::

Surah Al-Qadr yang terdiri dari 5 ayat adalah surah ke-97 dalam Al-Quran yang terletak setelah surah Al-'Alaq. Surah ini tergolong Makkiah yang diturunkan setelah surah 'Abasa pada tahun ke-4 setelah bi'tsah.

Ia Al-Qadr, diambil dari kalimat Al-Qadr yang disebutkan dalam ayat pertama surat ini. Diriwayatkan dari Rasulullah Saw, bahwa barang siapa yang membaca surah ini, akan mendapatkan pahala orang yang berpuasa di bulan Ramadhan dan menghidupkan malam-malam Lailatul Qadar.

Terjemahan ayat :
Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
1. Sesungguhnya kami Telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan
2. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?
3. Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.
4. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan ruh dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.
5. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.

*****************************************************************************************************************
Setiap kali bulan Ramadhan, selalu kita mengimpikan untuk menemui malam yang cukup istimewa, Malam Lailatul Qadar. Dimana menurut banyak keterangan bahawa Malam Lailatul Qadar itu terjadi pada 10 malam terakhir di bulan Ramadhan.

Dimana dimalam itu lebih baik dari seribu bulan, dengan kita beribadah dimalam tersebut. Dan bukankah disetiap hari itu baik, asalkan kita isi dengan berzikir kepada Allah SWT.
Malam Lailatul Qadar sering di sebut malam seribu bulan, bahkan kalau yang melakukan ibadah dimalam tersebut pahalanya sama dengan ibadah seribu bulan.

Firman Allah SWT:
Sesungguhnya Kami telah menurunkan (al-Quran) itu pada malam al-Qadar. Apakah cara yang membolehkan engkau mengetahui kebesaran lailatulqadar itu? Lailatul qadar ialah malam yang paling baik berbanding 1,000 bulan. Pada malam itu, para malaikat dan Jibril turun dengan izin Tuhan mereka membawa segala perkara (yang ditakdirkan berlakunya pada tahun berikutnya). Sejahteralah malam (yang berkat) itu hingga terbit fajar.
(al-Qadr: 1-5).

Sayyid Qutub dalam tafsir Fi Dzilalil Quran menyatakan, malam Lailatul Qadar bermandikan cahaya Allah, cahaya malaikat, dan cahaya roh sampai terbit cahaya fajar. Rasulullah saw. menyuruh kita menghidupkan malam itu,
" Barangsiapa bangun untuk ibadah di malam Lailatul Qadar, dengan iman dan harapan, akan diampuni dosa-dosanya yang lampau."

0 Responses